Ngomongin ‘submit’ WordPress theme

Tulisan ini, saya ingin share sedikit pengalaman dan tips sebelum submit theme di wordpress directory

Have a heart that never hardens, a temper that never tires, a touch that never hurts. Charles Dickens

Tulisan ini, saya ingin share sedikit pengalaman dan tips sebelum submit theme di wordpress directory

Last Modif at July 8th, 2011

Hallo Blogger! Kenapa ya kalo aku nulis, kata pertamanya pasti selalau pake hallo, emangnya nelpon?
ok lupain…
Aku pengen sedikit curhat tentang pengalaman aku pas submit theme di directory wordpress.
Beberapa minggu yang lalu ‘udah hampir sebulan kayaknya’ themeku udah jadi, trus aku submit di directory wordpress. Nah, proses reviewnyakan sekitar 4 hari sampai sebulanan. Kalo Developer asli wordpress ngga sibuk, theme kita biasanya cepet di reviewnya. Setelah theme kita direview nantinya kita akan diberitahu, script-script mana yang harus di perbaiki dan diupgrade trus nantinya kita juga dikasih tahu element mana yang harus diperbaiki. Dan kalau semua udah beres, theme kitapun bisa nongkrong abis di wordpress.org/extend/themes

Sedikit stress

Sobat tahu? Theme yang aku buat kemarin sudah lima kali ditolak, katanya inilah-itulah, parahnya saya sendiri ngga paham dengan yang di jelaskan sama di developer wordpress tadi ‘ngga ngerti bahasa inggris soalnya’. Akhirnya sayapun memutuskan untuk STOP ngoding, setelah beberapa hari ngga ngoding sayapun melanjutkan theme itu, kali ini saya hapus semua fungsi yang tidak compatible tadi ‘salah satunya ialah’ THEME OPTIONS yang saya hapus tanpa sisa. Jadinya, theme itu sedikit hambar dan katrok. Emang sih pas penambahan theme options tadi, tutorialnya saya dapat dari blog luar ‘karena keterbatasan bahasa’ sayapun kurang paham dengan penjelasan si penulis tutorial. Jadinya ya itu, kurang paham #balajar_lagi_ya_Dam. Sekarang theme itu sudah saya submit ulang, ya, saya hanya bisa menunggu proses reviewnya, semoga saja bisa lebih cepat.

Sedikit tips

Saya yakin pasti sudah banyak yang submit theme di wordpress directory, mungkin juga ada yang baru pertama kali submit. Nah, berikut sidikit tips dari aku ‘yang paling pertama’ jangan gunakan fungsi-funsi yang sudah tidak compatible salah duanya

  • bloginfo('home') output: halaman utama
  • bloginfo('template_directory') autput: theme directory

Dua contoh fungsi diatas adalah fungsi yang ngga bisa digunakan lagi sebagai gantinya gunakan ini

  • home_url()
  • get_template_directory_uri()

Kalo sobat masih menggunakan fungsi yang lama itu, saya jamin 100% bakal ditolak.

Oia, bukan cuma dua fungsi itu saja yang ngga bisa dipake lagi, masih banyak fungsi-fungsi lain yang ngga bisa aku tulis satu-satu.

Tips kedua ialah pastikan WP_DEBUG bernilai true, ini untuk mengetahui apakah ada yang error pada script yang sobat tulis. Untuk caranya silakan masuk ke root lalu cari wp-config.php kemudian edit pada(line/baris 81) temukan ini define('WP_DEBUG', false); kalo uda ketemu ganti dengan ini define('WP_DEBUG', true); yah yang diubah hanya true dan false nya saja.
Jangan lupa save lalu lihat apa yang terjadi di wp-admin(dashboard) dan blog sobat. Kalo masih ada error di theme sobat jangan di submit dulu, silakan diperbaiki. Nanti kalo udah ngga ada yang error silakan disubmit ulang.

Tambahan : silakan baca ini

  • http://wordpress.org/extend/themes/about
  • http://codex.wordpress.org/Theme_Review
  • http://codex.wordpress.org/Theme_Unit_Test
  • http://codex.wordpress.org/Theme_Development
  • Dan untuk code, silakan mampir kisini http://codex.wordpress.org

Indam

A geek, frontend developer. Like you, coding & experiment.
#web #design #ui #ux #standard #dreamer
#welding #interisti #beer #coffee

3 thoughts on “Ngomongin ‘submit’ WordPress theme”

  1. jangankan mau submit ke wordpress…
    buat theme aja ndak bisa saya :(

    bahas dong, dari pemula hingga akhir dan jadi blog, seperti ini contohnya…

  2. Semoga themenya bisa sukses dan bisa populer seperti theme Twentyten.. :)

  3. mattsapii says:

    ganti theme dam?! xD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Disclaimer, FAQ & License

Hello Gaes, untuk tujuan apapun semua content text di blog ini dapat di copas, tanpa harus menulis sumbernya. Namun content yang berupa gambar--harus Anda periksa kembali lisensinya.

Adapun(mungkin) sebagian content blog ini sudah kadaluarsa atau sudah tidak relevan, contoh :'Theme default WordPress 3+ adalah Twentyten 'apakah selamanya Twentyten?' ngga kan? Indam selaku pengelolah berharap melaporkan jika menemukan content basi yang mungkin dapat menimbulkan salah persepsi tentang content dan konsep itu sendiri. Oia, karena blog ini bersifat pribadi dan bukan untuk komersil, mungkin anda juga akan menemukan tulisan tentang aku dan hal-hal rancu yang sama sekali ngga ada hubungan dengan web dan blog-blogan. Perlu dicatat: Indam selaku pengelolah tidak bertanggung jawab atas kerugian materi, waktu, tenaga, pikiran yang mungkin ditimbulkan dari sini. So, pandai-pandai yah dalam memilah informasi. Thanks for reading.

Quote

Ketika Anda melihat orang lain mengangkat dirinya dengan cara merendahkan orang lain, sebenarnya orang itu lebih rendah dari mereka yang direndahkan. Phidias--greece filsuf

+
-