Validasi XHTML itu ngga Penting!

apakah valid xhtml itu penting? atau seberapa pentingkah valid xhtml itu?

I believe that everything happens for a reason. People change so that you can learn to let go. Things go wrong so that you appreciate them when they're right. You believe lies so you eventually learn to trust no one but yourself, and sometimes good things fall apart so better things can fall together. Marilyn Monroe

apakah valid xhtml itu penting? atau seberapa pentingkah valid xhtml itu?

Last Modif at July 8th, 2011

yah, ngga penting! dalam artian penulisan tag-tag dan atribut html harus benar dan ngga boleh salah!

contoh penulisan tag html yang salah


<span href='/about'>about</span>
<a border='solid'></a>
<div cellspacing='4'></div>
<span style='color:red'><strong>text</span></strong>
<p><code> bla bla bla </span></p>

jika document web anda seperti contoh diatas, itu namanya bukan ngga valid tapi salah total dan kita anggap sobat ngga pernah menulis markah seperti diatas

valid?

terkadang kita berpikir seperti ini: kok bisa ngga valid ya? perasaan, penulisanya sudah bener ditambah tampilan pada browser juga sudah ok!?

coba kita test pada doc type xhtml 1.0 strict

pada xhtml type strict penulisan seperti ini tidak valid


<!-- doc satu --><html>
<head>
<title>indam site</title>
</head>
<body>
<h1>judul</h1>
<a href="http://validator.w3.org/" title="http://validator.w3.org/"><img style="margin-left: 60px;" alt="valid xhtml" src="http://www.w3.org/Icons/valid-xhtml10" /></a>
<h2>sub judul</h2>
</body>
</html>

kenapa tidak valid?

document diatas memiliki dua pesan error, yang pertama pada baris/line pertama yaituh pada tag <html>, ngga valid karena? yah, kita lupa menambahkan atribut xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"

sedangkan pada pesan error yang kedua terletak pada line 7 atau pada tag a dan img, kok bisa error? yups, “bener bgt” kita lupa menambahkan tag div atau tag p juga bisa.

sehingga untuk memvalidasi document diatas, kita harus merubahnya menjadi seperti ini

<!-- doc dua --><html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<head>
<title>indam site</title>
</head>
<body>
<h1>judul</h1>
<div>
<a href="http://validator.w3.org/" title="http://validator.w3.org/"><img style="margin-left: 60px;" alt="valid xhtml" src="http://www.w3.org/Icons/valid-xhtml10" /></a>
</div>
<h2>sub judul</h2>
</body>
</html>

kenapa validasi ngga penting?

coba perhatikan source yang memiliki 2 pesan error tadi(doc satu), salahnya dimana, hayo? sekarang saya bertanya ‘browser apa yang tidak bisa menjalankan markah diatas?’ ngga ada kan? pasti semua browser bisa menjalankan markah diatas dengan baik dan benar. wong, ngga salah. satu lagi apa pengruhnya atribut xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" dan tag div pada tampilan di browser? apakah ada? ngga ada akan? yang mana lebih cepat diakses? secara default seharusnya yang paling cepat loadingnya adalah merkah yang tidak valid tadi, why? yah karena browser ngga perlu memikirkan atribut xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" dan div, ia kan?

hahahaha, saya ngga tahu apakah ada yang sependapat dengan saya? ada yang bisa meluruskan?

NB*

tidak valid itu beda dangan salah dan valid itu beda dangan benar
tulisan ini perlu dirapikan

Indam

A geek, frontend developer. Like you, coding & experiment.
#web #design #ui #ux #standard #dreamer
#welding #interisti #beer #coffee

22 thoughts on “Validasi XHTML itu ngga Penting!”

  1. yusuf says:

    sekilas melihat tampilan depan kurang meyakinkan, tapi ketika saya masuk kedalamnya ternyata banyak informasi yang menarik. Penuh dengan informasi.
    salam kenal Bro

    1. indam says:

      salam kenal juga :)

  2. ph-internet says:

    Waktu itu saya perasaan pernah menjawabnya deh,, cuma mas indam tidak memperhatikan bahasa saya mungkin ya?
    “Document Type Definition” yang katanya mengenali sebuah markup agar juga kita bisa menggunakan fasilitas validator.

    HTML hanya dokumen teks biasa, valid ketetapan dari http://www.w3.org/, dan mereka harus tau pemisahan dokumen di dalam content. Seperti semantic dan juga yang lainnya, html dokumen yang berjalan atau di tampilkan di sisi client, itu sebenarnya yang harus di pahami.
    (hanya opini mungkin ada yang lebih paham tentang html)

    1. indam says:

      yah, anda sudah penah membahasnya hanya saja, tulisan ini lebih fokus ke doc type strict 1.0. coba perhatikan souce markah diatas, apakah ada yang salah? ngga ada kan? trus kenapa ngga valid?

      masalah syntax, ‘harus ngerti dan tahu dong’ kan aneh jika tag p diletakan diatas tag head. kalau masalah penyusunan tag-tag html, saya pikir semua yang ngerti web itu sudah tahu.
      sekarang, apakah anda mau membuang-buang waktu memvalidasi html jika anda sudah jelas tahu bahwa tag itu ngga salah?

      owh, atau mungkin maksud sobat ialah, kita harus paham penempatan-penulisan atribuat tag html? jujur saja, saya ngga paham pernyataan kedua anda.

      1. hendro says:

        Tag p adalah bagian semantic itu lebih baik sedangkan br bukan semantic.
        Yah, paham juga dong semantic harus di letakan di mana.
        Validasi berbeda dengan kesalahan penulisan HTML.
        Lagian siapa yang mempedulikan validasi, tapi bagi saya berguna juga http://www.w3.org/ agar pengelola web bisa mengetahui dimana membagi dokumennya.

        Sekali lagi HTML adalah yang berjalan di sisi client bukan di server. Itu bagi saya intinya, tapi harus di pahami artinya. Dan untuk apa fungsi situs http://www.w3.org/.

  3. ganda says:

    Yah, tergantung juga. Itu sama saja kau membuat kode amburadul dengan yang rapi. Kalau kau nyaman dengan yang amburadul, ya silahkan. Mau rapi ya silahkan. Wong kode program tetap bisa di jalankan. Masalah performa, pasti ada konsekuensinya, walau hanya persekian mili detik.

    1. indam says:

      trus gimana? pentingkah validasi itu?

      1. ArdianZzZ says:

        Pikirkan dirimu adalah seorang web desainer. Kemudian mendapatkan komplain dari klien karena dokumen yang tidak valid.

        1. ganda says:

          Kalau bukan desainer, bukan kerjaanya begini, yo ngapain di pikirin ya tak ya? :D

        2. aldy says:

          Kalau statusku klien mendapatkan coding laman web seperti diatas, jujur saja, aku akan komplain.
          Pastinya mintanya yang valid. Logika sederhananya, valid pasti lebih baik dari yang tidak valid.
          Legal baik dari yang illegal, begitu, mungkin?

  4. indam says:

    Open via chrome or opera.

    Ardianzzz,
    masukan yang sangat berharga.
    Sayangnya belum ada yang mau menjadi clien saya secara profesional.

    Hendro,
    mungkin penulisan statement saya yang salah sehingga komentar sobat terkesan memutar.

    Jika sobat memikirkan content, saya pikir “nggak bakal terjadi error/tidak valid”. Wong, content tinggal di tulis/isi diamsumsikan sobat menggunakan cms wp. Blogspot sekalipun akan memperingati kita ‘jika ada tag yang salah tulis’. Lalu dimana letak ‘tidak valid’ itu? Kalaupun salah penulisan, maka cms tadi akan memperbaikinya secara otomatis.

    Dan jika, content itu ditulis di dalam themes ‘saya pikir’ ngga bakal salah. Wong, pembuat themes pasti ngerti dgn syntax maupun penulisan html, lain halnya jika themes itu editan atau menggunakan software.

    Membuat themes itu sangat berbeda jauh dgn ngedit.

    Yah, html berjalan di sisi client ‘saya pikir’ semua yang ngerti dasar-dasar web ‘juga tahu itu’.
    (‘jika salah mohon diluruskan’)

    1. hendro says:

      http://www.w3.org/ Ini intinya
      Pengklasifikasian dan pembagian dokumen, kalau nulis itu di wp, blogspot maupun joomla itukan tergantung editor. Tapi editor pasti benar, kalau validasi “pembagian dokumen”
      Semuanya pasti tau berjalan di sisi client tapi apakah paham, atribut tanpa kutip ” ” bisa berjalan.
      Komentar di atas bukan membahas masalah konten.

  5. indam says:

    Hendro,
    perasaan, saya sudah mengatakan ‘dalam artian penulisan tag dan atribut, ngga boleh salah’.

  6. hacker says:

    om gmn caranya mengaktifkan …halaman browser yang sudah kita buat kemana lagi menguploadnya???tulung dunc

    1. indam says:

      kan tinggal di upload ke hosting!

  7. boyadoe says:

    sowry walau newbie bisa ngak berpendapat, menurut saya alangkah lebih baik bila error pada html di minimalkan tapi ngak harus juga hingga 1000000%, coba dech cek dengan validator situs milik google ato milik om mattcuts (tau khan salah satu masternya guugle) tetap ada eroor kok, tpi ngak banyak. contohnya widget follower milik blogger itu ngak valid di w3, lom lgi mypagerank, alexa, dll (khan ngak mungkin blog hanya ada postingan saja. wkwkwkwk
    dan jga stahu saya penempatan image pda posisi tengah itu ngak valid trus itu gmna dunk ? tpi jgn juga punya 100 halaman dan semuanya itu ngak valid.. xixixixixi… jdi tnggal meminimalkan saja… thanks (newbie pamit ya, klo ngak nyambung, di ikat ndiri ya biar nyambung)

  8. moga disini adalah tempat yang tepat tuk bertanya masala validasi ini…Singkat saja, apakah ada kemungkinan template blogspot seperti di blog saya bisa pass checked validasi..? Mohon pencerahannya!

    Ctrl+D tuk post ini! happy blogging!

  9. khusaini says:

    jalani apa adanya.,.,.,

    kan lebih parah kalo mbah goglenya yang gk ngasi tempat buat kita-kita, hehehe,, biar gk valid asal masuk mesin indek,,,,,,,,,,,,kkkkkkkkkk

  10. spiderbeat says:

    Enaknya ditest saja antara yang valid sama yang tidak dengan ,,,pagespeed,,,, hehehe,,,gak ngerti ane gan,,,,,,,,lamkenal saja,,,banyak artikel yg sgt bermanfaat ttg html bagi amatiran kayak ane ini,,,,

  11. Chintya says:

    untuk saya pemula. informasi ini sangat bagus …
    terima kasih atas infonya kak … :)

  12. Jefry says:

    Cukup rumit ya membuat sebuah template bisa lolos validasi, kira2 apakah tidak ada situs kuhus yang menyediakan template yang 100% valid, kalau tahu mohon infonya..
    terima kasih

  13. belijong says:

    wah punya saya juga banyak yang nggak valid, tp biarin ajalah maklum newbie gak ngerti ginian, kalo dibuka di browser sih lancar2 aja, yo wis lah XDXD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Disclaimer, FAQ & License

Hello Gaes, untuk tujuan apapun semua content text di blog ini dapat di copas, tanpa harus menulis sumbernya. Namun content yang berupa gambar--harus Anda periksa kembali lisensinya.

Adapun(mungkin) sebagian content blog ini sudah kadaluarsa atau sudah tidak relevan, contoh :'Theme default WordPress 3+ adalah Twentyten 'apakah selamanya Twentyten?' ngga kan? Indam selaku pengelolah berharap melaporkan jika menemukan content basi yang mungkin dapat menimbulkan salah persepsi tentang content dan konsep itu sendiri. Oia, karena blog ini bersifat pribadi dan bukan untuk komersil, mungkin anda juga akan menemukan tulisan tentang aku dan hal-hal rancu yang sama sekali ngga ada hubungan dengan web dan blog-blogan. Perlu dicatat: Indam selaku pengelolah tidak bertanggung jawab atas kerugian materi, waktu, tenaga, pikiran yang mungkin ditimbulkan dari sini. So, pandai-pandai yah dalam memilah informasi. Thanks for reading.

Quote

Ketika Anda melihat orang lain mengangkat dirinya dengan cara merendahkan orang lain, sebenarnya orang itu lebih rendah dari mereka yang direndahkan. Phidias--greece filsuf

+
-