Apa Doctype untuk Blog/Website anda?

apa doctype yang anda pilih untuk blog anda? strict, transitional, frameset, SVG, MathML

I think it pisses God off if you walk by the color purple in a field somewhere and don't notice it.... People think pleasing God is all God care about. But any fool living in the world can see it always trying to please us back. Alice Walker

apa doctype yang anda pilih untuk blog anda? strict, transitional, frameset, SVG, MathML

Last Modif at July 8th, 2011

Beberapa hari lalu saya sempat walking ke sebagian blog sahabat, iseng-iseng saya cek doctype yang digunakan pada blog mereka.

Sebagian sudah ada yang memilih html5 untuk doc type dan sebagian lagi masih memilih doctype strict, bahkan masih ada yang setia memilih doctype transitional.

doctype yang saya pilih?

dulunya, saya memilih transitional ini terkait bawaan themes.
Setelah beberapa lama memakai transitional sayapun beralih ke doctype strict. Sebenarnya saya kurang paham perbedaan pada pemilihan doctype itu “bantu saya di kolom kolomentar”.

Kenapa ngga memilih html5?

Tag-tag di html5 bertambah, sedangkan bebera tag htm4 tidak digunakan lagi.
Dari sekian banyak tag yang bertambah tadi, sebagian belum dianggap oleh browser “termaksud di browser rilis terbaru” jadi, apa dong fungsi tag baru itu? Syukur kalau yang buka ngga pakai ie6, ie7, ie8 + browser lama “jika ada salah pemahaman, mohon dikoreksi”.

Apakah blog ini valid type strict?

Jika kita memilih doctype strict, sebaiknya emang ikut-ikutan di validasi, kenapa harus di validasi? Sebenarnya saya hanya ikut-ikutan saja, sayapun ngga tahu apa fungsi validasi itu. Lagian validasi itu ngga mempengaruhi tampilan pada website/blog. secara visual yang mempengaruhi tampilan web itu adalah style css dan bukan susunan tag-tag htmlnya. oia yang saya valiadsi hanya pada homepage dan single post(halaman postingan), halaman lainya ngak saya validasi.

apa doctype yang anda pilih untuk blog anda?

Strict HTML 4.01

<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01//EN"
"http://www.w3.org/TR/html4/strict.dtd">

Transitional HTML 4.01

<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional//EN"
"http://www.w3.org/TR/html4/loose.dtd">

Frameset HTML 4.01

<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01 Frameset//EN"
"http://www.w3.org/TR/html4/frameset.dtd">

Strict XHTML 1.0

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Strict//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-strict.dtd">

Transitional XHTML 1.0

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">

Frameset XHTML 1.0

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Frameset//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-frameset.dtd">

XHTML 1.1 – DTD:

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.1//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml11/DTD/xhtml11.dtd">

XHTML Basic 1.1

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML Basic 1.1//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml-basic/xhtml-basic11.dtd">

HTML 5

<!DOCTYPE HTML>

MathML 2.0 – DTD:

<!DOCTYPE math PUBLIC "-//W3C//DTD MathML 2.0//EN"
"http://www.w3.org/TR/MathML2/dtd/mathml2.dtd">

MathML 1.01 – DTD:

<!DOCTYPE math SYSTEM
"http://www.w3.org/Math/DTD/mathml1/mathml.dtd">

XHTML + MathML + SVG – DTD:

<!DOCTYPE html PUBLIC
"-//W3C//DTD XHTML 1.1 plus MathML 2.0 plus SVG 1.1//EN"
"http://www.w3.org/2002/04/xhtml-math-svg/xhtml-math-svg.dtd">

XHTML + MathML + SVG Profile (XHTML as the host language) – DTD:

<!DOCTYPE html PUBLIC
"-//W3C//DTD XHTML 1.1 plus MathML 2.0 plus SVG 1.1//EN"
"http://www.w3.org/2002/04/xhtml-math-svg/xhtml-math-svg.dtd">

XHTML + MathML + SVG Profile (Using SVG as the host) – DTD:

<!DOCTYPE svg:svg PUBLIC
"-//W3C//DTD XHTML 1.1 plus MathML 2.0 plus SVG 1.1//EN"
"http://www.w3.org/2002/04/xhtml-math-svg/xhtml-math-svg.dtd">

SVG 1.1 Full – DTD:

<!DOCTYPE svg PUBLIC "-//W3C//DTD SVG 1.1//EN"
"http://www.w3.org/Graphics/SVG/1.1/DTD/svg11.dtd">

SVG 1.0 – DTD:

<!DOCTYPE svg PUBLIC "-//W3C//DTD SVG 1.0//EN"
"http://www.w3.org/TR/2001/REC-SVG-20010904/DTD/svg10.dtd">

SVG 1.1 Basic – DTD:

<!DOCTYPE svg PUBLIC "-//W3C//DTD SVG 1.1 Basic//EN"
"http://www.w3.org/Graphics/SVG/1.1/DTD/svg11-basic.dtd">

SVG 1.1 Tiny – DTD:

<!DOCTYPE svg PUBLIC "-//W3C//DTD SVG 1.1 Tiny//EN"
"http://www.w3.org/Graphics/SVG/1.1/DTD/svg11-tiny.dtd">

HTML 2.0 – DTD:

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//IETF//DTD HTML 2.0//EN">

HTML 3.2 – DTD:

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 3.2 Final//EN">

XHTML Basic 1.0 – DTD:

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML Basic 1.0//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml-basic/xhtml-basic10.dtd">

wml

<!DOCTYPE wml PUBLIC "-//WAPFORUM//DTD WML 1.1//EN"
"http://www.wapforum.org/DTD/wml_1.1.xml" >

referensi

jika ada yang perlu dirapaikan silakan tingalkan komentar.

Indam

A geek, frontend developer. Like you, coding & experiment.
#web #design #ui #ux #standard #dreamer
#welding #interisti #beer #coffee

38 thoughts on “Apa Doctype untuk Blog/Website anda?”

  1. iskandaria says:

    Blog saya menggunakan tipe XHTML Strict 1.0 (bawaan theme sih). Belum punya niat untuk hijrah ke HTML 5. Kan masih dalam pengembangan tuh. Jadi buat apa digunakan jika belum final.

    1. indam says:

      setuju bgt bro, html5 kan belum direkomendasikan

  2. aldy says:

    Saya juga menggunakan XHTML Strict, walaupun tidak efektive, karena penulisan artikelnya menggunakan HTML, lagi ndak mood ngedit template.

    1. indam says:

      saya juga menggunakan html untuk penulisan artikel, jadi tidak efektif ya?

      1. aldy says:

        Iya mas, logikanya kalau memang penulisan hanya menggunakan HTML mengapa harus XHTML?, untungnya W3C memberikan toleransi, jika tidak mungkin halaman web kita tidak valid.

  3. hendro says:

    Yups!! ini adalah deklarasi yang di katakan jenis dokumen, kalu saya memakai html5 karena ingin belajar dari sekarang. Seperti hgroup,section,aside,canvashtml5,audio dan sebagainya. Yang terpenting selain html5 adalah dtd itu sendiri “Document Type Definition” yang katanya mengenali sebuah markup agar juga kita bisa menggunakan fasilitas validator.
    Yang pastinya semua berbeda-beda ,So.. anggaplah ini sebuah gramar yang memungkinkan web kita dapat berbahasa lebih baik dan benar.

    1. indam says:

      saya belum memakai html5, karena terkait rekomendasi. nantinya pasti akan saya gunakan.

    2. ganda says:

      Bisa buat DTD sendiri kok. :D

      1. aldy~PF says:

        Gimana modelnya bro :lol:

  4. wah… sedang membicarakan hal teknis neeh…
    saya izin nyimak dulu dech…biar paham… maklum masih newbie…

  5. TuSuda says:

    Pakai yang mana ya..soalnya ndak ngerti yang beginian Mas, bagaimana cara ngeceknya..
    Selama ini hanya pakai-pakai saja apa yang ada dari themesnya.. :)

    1. indam says:

      itu ngak jadi masalah, cara ceknya ‘lihat page source’ CTRL + U untuk firefox.

  6. Acacicu says:

    Saya sama kayak Bli Tu, ngga ngerti cara ngeceknya. Makasih ya udah dikasih tau. Salam hangat;

  7. Yanuar says:

    Assalam.. kunjungan pertama.

    Mas, mata saya agak sakit melihat css text-shadow yang berlebihan, apakah bisa di kurangi dan di terapkan di tempat yang sebagaimana mestinya, agar saya nyaman membaca artikel yang mas indaam tulis? :-)

    Terima kasih.

  8. indam says:

    Aldy,
    ow begitu ya, thanks thanks.

    Yanuar,
    ini bukan kunjungan pertama anda. Silakan view menggunakan opera atau chrome, nanti akan saya perbaiki disitu.

  9. ArdianZzZ says:

    Ngapain pusing? Saya pernah pakai <HTML> saja. Tidak masalah asalkan tidak mengakibatkan quirksmode. Lagipula seingat saya kasus-kasus quirksmode dan malfungsi karena DOCTYPE hanya menimpa browser-browser kuno seperti IE5-6 dan Netscape navigator.

    Saat ini saya pilih HTML5, dari dulu memang tidak suka XHTML, apalagi yang strict. :P

    1. ganda says:

      Hahaha.. I like this! :D

    2. ganda says:

      Berhubung masalah ke validasi lagi, mungkin.

      1. ArdianZzZ says:

        Bukan bro, tapi SEO. :P

        1. indam says:

          btw, hubungan seo dan doctype apa ya bro? saya masih newbie :)

  10. Agung Pushandaka says:

    Hmmm, saya ndak punya ketertarikan terhadap hal-hal seperti ini. :)

    Sekedar kunjungan balasan saja. Terima kasih.

    1. indam says:

      Agung,
      jika anda berniat jadi web developer, saya rasa ini sedikit penting.

  11. Lutvi Avandi says:

    Halaman depannya keren. Coba kalau singlenya juga coret2an kayak yang di depan. Pasti makin keren deh

  12. indam says:

    Ardianzzz,
    html5 ya? Kapan boleh belajar dong sama ardianzzz? Saya belum nyentuh2 html5 itu.
    sebenarnya saya juga ngga suka xhtml strict, karena larangan menggunakan atribut target_blank, tapi karena rekomendasi dan ikut-ikutan, yaudah aku pilih itu.

    Lutfi avandi,
    dulu sempat mau disamain. tapi, karena memikirkan keterbacaan dan speed yg berbeda-beda, yaudah seperti single postnya.

  13. ganda says:

    WML belum disertakan di tulisan ini ya?

    1. indam says:

      ia, wmlnya belum

    2. ArdianZzZ says:

      Bagaimana dengan VRML?

        1. indam says:

          sabar bro, entar dicariin, ya walaupun saya ngga paham apa itu VRML :)

  14. Sugeng says:

    Ooo…. lagi ngomongin doctype ya :???: kalau masalah itu aku gak tahu mas, lha aku ngeblog ini aja cuma berbekal senang2an aja. Kalau postingan yang serius begini aku cuma sekedar mbaca doang :lol: tapi tulisan ini sangat inspiratif bagi yang betul tertarik pada program computer.
    Salam kenal serta jabat erat selalu dari Tabanan

    1. indam says:

      salam kenal balik mas :)

  15. nadz says:

    bang mu tnya nh

    saya khn bru bljr nh…
    di web stu khn bnyk scrip2
    buat bkin wb

    nah… pertanyaan sya cara untuk menggabungkan scrip2 itu gmna?

    tlong d jwab ya mksih

    1. indam says:

      wew, kalo itu harus belajar bahasa pemrogramanya dulu, coz scriptnya ngga bisa sembarang di campur.
      coba cari referensi tentang html, css, da javascript

  16. Aiman Jaseer says:

    saya pakai transition karena kesalahannya lebih sedikit bila cek di W3C. tapi ngga ngerti juga bedanya apa…

  17. Aiman Jaseer says:

    pakai transitional mengurangi kesalahan kode html ketika cek di W3C. tapi saya ngga tau apa keuntungannya samapai sekarang…

  18. Aiman J says:

    saya pakai model transitional karena saya dapat informasi dari salah satu blog bahwa model transitional mengurangi error code pada html, dan saya berhasil mengurangi kesalahan yang di cek pada W3C valid. sebenarnya apa bedanya ya sama yang lainnya misal strict?

  19. akhsan93 says:

    wduh…..artikel bgus nih…. ;) skedar mampir gan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Disclaimer, FAQ & License

Hello Gaes, untuk tujuan apapun semua content text di blog ini dapat di copas, tanpa harus menulis sumbernya. Namun content yang berupa gambar--harus Anda periksa kembali lisensinya.

Adapun(mungkin) sebagian content blog ini sudah kadaluarsa atau sudah tidak relevan, contoh :'Theme default WordPress 3+ adalah Twentyten 'apakah selamanya Twentyten?' ngga kan? Indam selaku pengelolah berharap melaporkan jika menemukan content basi yang mungkin dapat menimbulkan salah persepsi tentang content dan konsep itu sendiri. Oia, karena blog ini bersifat pribadi dan bukan untuk komersil, mungkin anda juga akan menemukan tulisan tentang aku dan hal-hal rancu yang sama sekali ngga ada hubungan dengan web dan blog-blogan. Perlu dicatat: Indam selaku pengelolah tidak bertanggung jawab atas kerugian materi, waktu, tenaga, pikiran yang mungkin ditimbulkan dari sini. So, pandai-pandai yah dalam memilah informasi. Thanks for reading.

Quote

Ketika Anda melihat orang lain mengangkat dirinya dengan cara merendahkan orang lain, sebenarnya orang itu lebih rendah dari mereka yang direndahkan. Phidias--greece filsuf

+
-